Senin, 30 Januari 2017

Tua itu pasti Bahagia adalah Pilihan

Tua itu pasti

Menjadi tua itu adalah sebuah kepastian yang akan dialami oleh semua manusia. Hanya satu hal yang menghalangi manusia menjadi tua, yaitu kematian. Banyak orang yang takut menjadi tua, sebutlah bintang terkenal Michael Jackson yang mengeluarkan banyak uang hanya untuk tidak menjadi tua. 





Perlukah takut itu menjadi tua? Sebenarnya yang menakutkan menjadi tua adalah perubahan yang dialami seorang manusia. Perubahan kondisi fisik dari sehat bugar menjadi lemah dan sakit-sakitan. Perubahan kondisi finansial dari yang mempunyai pekerjaan menjadi pensiunan. Perubahan kondisi sosial, kurangnya interaksi dengan anak-anak yang sudah berkeluarga, juga teman-teman sebaya yang satu-satu mulai meninggalkan dunia, dan mungkin banyak hal lain yang membuat TUA itu menjadi menakutkan.




Karena TUA itu pasti, apakah perlu lari dari padanya? Seperti yang coba dilakukan Michael Jackson. Kalau hendak lari, lari kemana? Ke ujung bumi??? Memang bumi ada ujungnya? Bukannya bumi itu bulat. Karena tidak bisa lari, ya harus dihadapi. Pertanyaannya bagaimana menghadapi hari tua, dan menjadi bahagia ketika masa itu tiba.

Kondisi Hari Tua

Hal yang sangat nyata berubah ketika tua adalah kondisi fisik dan kesehatan yang makin menurun. Oleh karena itu orang tua sangat rentan terkena penyakit. Bila mempunyai kondisi ekonomi kuat, maka perubahan ini mudah diatasi, tetapi kebanyakan orang di Indonesia justru mengalami penurunan kondisi ekonomi ketika memasuki masa tua.

Orang tua juga kadang mengalami kesepian, karena anak-anak yang sudah berkeluarga mulai sibuk dengan keluarganya sendiri. Teman-teman atau kerabat-kerabat sebaya sudah mulai bepergian, sedangkan mendapat teman baru dimasa tua bukanlah pekerjaan mudah. Mungkin banyak orang muda di sekitar orang tua, tetapi terkadang sulit ketika yang muda diajak berkomunikasi oleh orang tua, istilah populernya “nggak nyambung”.

Persiapan

Semua jenderal besar pasti setuju, kunci memenangkan peperangan adalah pada persiapan. Bila persiapan baik maka masa sulit akan lebih mudah dijalani. Begitupun dengan hari tua, diperlukan persiapan yang baik untuk menghadapinya.




Perubahan kondisi kesehatan dan finansial sebenarnya adalah dua hal yang bisa dipersiapkan semenjak muda. Di masa sekarang mempersiapkan dua hal tersebut menjelang tua sangat mudah dilakukan. Tidak perlu menabung uang koin di celengan ayam, karena bila cara ini dipilih bisa dibayangkan berapa banyak celengan yang perlu disimpan.

Cara sederhana untuk mempersiapkan kesehatan menjelang masa tua adalah menjaga asupan makanan yang masuk ke perut. Mengurangi kebiasaan-kebiasaan buruk seperti merokok dan meminum alkohol. Memulai kebiasaan baik seperti berolahraga, tentunya olahraga yang dipilih sesuai dengan tenaga orang tua, seperti senam tera atau taichi. Bahkan lebih baik lagi bila mengikuti perkumpulan senam khusus lanjut usia. Selain menjaga kesehatan, manfaat lain yang didapat adalah interaksi sosial dengan orang-orang sebaya.

Kondisi ekonomi dapat dipersiapkan dengan menabung di bank atau mengikuti program asuransi atau program pensiun. Program asuransi sendiri mempunyai manfaat ganda, yaitu kesehatan dan finansial. Kata pepatah sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya akan jatuh juga, hal ini berlaku juga pada manusia. Walaupun sudah menjaga kesehatan sedemikian rupa, tetapi mungkin saja tertimpa musibah. Sehingga perlu sedia payung sebelum hujan, alias perlu siap-siap menghadapi musibah.

Tentunya ketika mengikuti program asuransi atau pensiun, maka perlu dilihat dulu kredibilitas dari si penyelenggara program tersebut. Organisasi seperti BPJS sudah tentu punya kredibilitas yang tidak diragukan, sebab organisasi ini berasal dari negara. BPJS mempunyai dua program yang berkaitan dengan jaminan hari tua dan jaminan pensiun. Detail mengenai program tersebut dapat dilihat di link-link yang sudah disediakan.

Kalau sudah punya persiapan, maka tidak perlu takut menghadapi hari tua. Jalani secara alami perubahannya, nikmati prosesnya dan berbahagialah ketika masa tua itu datang.